Media Informasi

Tak Pernah Ada Listrik Di Desa !! Harianto Albarr Cetuskan Ide Membuat Kincir Air Pembangkit Listrik

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengalami kemajuan pesat dalam sektor energi terbarukan.

Salah satu terobosan terkini adalah penggunaan kincir air listrik untuk membangkitkan listrik di pedesaan.

Kincir air listrik merupakan teknologi yang sudah lama dikenal, tetapi baru-baru ini mulai diterapkan di Indonesia.

Teknologi ini memungkinkan desa-desa terpencil untuk memiliki akses ke listrik yang murah dan mudah. Di samping itu, energi terbarukan seperti ini juga lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang kincir air listrik, bagaimana cara kerjanya, dan manfaatnya bagi masyarakat di pedesaan.

Pantang menyerah, sepertinya menjadi sebuah kiasan yang cukup menggambarkan tekad seorang Harianto Albarr.

Pemuda yang akrab disapa Anto ini memiliki tekad mulia, menerangi desa tanah kelahirannya. Desa tempat Anto berada berpenduduk kurang lebih 1.500 orang, terletak di lereng bukit Coppo Tile, utara Makassar.

Pemuda yang belum lama kuliah di Fakultas Kimia, Universitas Negeri Makassar, ini mencetuskan ide dan membuat kincir air pembangkit listrik di kampungnya pada 2008.

Mengapa energi terbarukan penting bagi perkembangan desa-desa

Energi terbarukan telah menjadi topik yang semakin mendapatkan perhatian dalam beberapa tahun terakhir.

Tidak hanya sebagai solusi untuk mengatasi krisis energi global, tetapi juga sebagai langkah yang penting dalam membangun desa-desa yang terang dan berkelanjutan.

Desa-desa seringkali menghadapi tantangan dalam mengakses pasokan energi yang stabil dan terjangkau.

Warga pun mendukung dengan membendung sungai, pohon aren pun menjadi pipa yang mengalirkan air hingga mencapai generator bekas.

Air yang deras itu menghasilkan listrik berkekuatan 3 Kwh; Bahkan kini, sudah instalasi yang ke-4 berkapasitas 20 kwh. Desa menjadi benderang.

Kini, tak hanya beberapa rumah tapi sekolah dan masjid pun turut terang.

Dengan teknologi yang semakin maju dan harga yang semakin terjangkau, membangun desa terang dengan kincir air listrik menjadi solusi yang layak untuk dikejar.

Selain memberikan pasokan energi yang stabil dan terjangkau, energi terbarukan juga memiliki dampak positif pada lingkungan.

Sumber energi terbarukan tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca dan polusi udara seperti bahan bakar fosil. Hal ini membantu mengurangi dampak perubahan iklim dan menjaga kebersihan udara untuk kesehatan masyarakat desa.

bagaimana membangun desa terang dengan kincir air listrik dapat menjadi revolusi energi yang membawa perubahan positif bagi perkembangan desa-desa.

Kami akan membahas manfaat energi terbarukan, tantangan yang dihadapi, dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mewujudkan desa-desa yang berkelanjutan dan mandiri secara energi.

Mengenal kincir air listrik sebagai sumber energi terbarukan

Prinsip kerja kincir air listrik sangat sederhana namun efektif. Ketika air mengalir melalui kincir air, baling-baling kincir akan berputar, menggerakkan poros generator yang terhubung dengan turbin.

Gerakan ini kemudian diubah menjadi energi listrik yang dapat digunakan untuk memasok kebutuhan listrik desa.

Keuntungan utama dari kincir air listrik adalah sebagai sumber energi terbarukan, yang berarti energi yang dihasilkan tidak akan habis dan dapat diperbaharui secara alami.

Selain itu, kincir air listrik juga tidak memproduksi emisi karbon atau polusi udara lainnya, sehingga sangat ramah lingkungan dan berpotensi mengurangi dampak negatif terhadap perubahan iklim.

Pemanfaatan kincir air listrik juga memiliki dampak positif terhadap masyarakat desa.

Desa-desa yang memiliki akses terbatas terhadap listrik konvensional dapat menggunakan kincir air listrik sebagai sumber energi utama mereka.

Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dengan memberikan akses terhadap listrik yang stabil, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan usaha dan peningkatan produktivitas.

Keadaan sosial warga pun membaik. Penduduk yang mampu membeli kulkas membuat es dan menjualnya. Anak-anak bisa belajar di malam hari.

Bahkan keberhasilannya ini mengundang minat desa lain. Impian, gagasan, dan kerja kerasnya berbuah untuk masyarakat sekitar.

Kincir air listrik merupakan teknologi yang sudah lama dikenal, Teknologi ini memungkinkan desa-desa terpencil untuk memiliki akses ke listrik yang murah dan mudah.

Dengan memanfaatkan potensi air yang melimpah, desa-desa dapat membangun masa depan yang lebih terang dan berkelanjutan, sambil menjaga kelestarian lingkungan.

Manfaat kincir air listrik bagi desa-desa

Kincir air listrik telah menjadi revolusi energi untuk desa-desa di seluruh dunia. Ini adalah solusi yang inovatif dan berkelanjutan untuk membangun desa-desa terang tanpa ketergantungan pada sumber energi yang mahal dan terbatas.

Sebagian besar warga desa tidak mampu membeli lampu petromaks. Melihat keadaan tersebut selama bertahun-tahun, mahasiswa Fakultas Kimia Universitas Negeri Makassar ini kemudian tergerak untuk berbuat sesuatu untuk tanah kelahirannya.

Ia mencetuskan ide membuat kincir air pembangkit listrik pada 2008. Anto memiliki misi untuk menjadikan Ampiri terang dengan biaya yang murah dan Mandiri.

Ide yang dicetuskan Anto ternyata disambut baik oleh warga Ampiri. Ia tidak hanya merancang bentuk tapi juga melakukan survei dan sebagainya.

“Sungai yang mengairi sawah di desa kami berdebit air tinggi. Di musim kemarau airnya memang menyusut, tapi tidak pernah kering,” ujar Anto.

Manfaat utama dari kincir air listrik bagi desa-desa adalah sebagai berikut:

1. Sumber energi yang bersih dan terbarukan: Kincir air listrik menggunakan tenaga air yang tidak hanya melimpah, tetapi juga tidak mencemari lingkungan. Desa-desa yang menggunakan kincir air listrik dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan menjaga kelestarian lingkungan.

2. Akses ke listrik yang stabil: Banyak desa di seluruh dunia yang belum memiliki akses yang memadai ke listrik. Dengan memasang kincir air listrik, desa-desa ini dapat memiliki sumber energi yang stabil dan dapat diandalkan. Ini memungkinkan masyarakat desa untuk menggunakan lampu, alat elektronik, dan peralatan lainnya dengan mudah, meningkatkan kualitas hidup mereka secara signifikan.

3. Mengurangi ketergantungan pada energi fosil: Dengan mengadopsi kincir air listrik, desa-desa dapat mengurangi ketergantungan mereka pada energi fosil yang semakin langka dan mahal. Ini membantu mengurangi biaya energi dan meningkatkan kemandirian energi desa-desa.

4. Mendorong perkembangan ekonomi lokal: Pemasangan kincir air listrik di desa-desa menciptakan peluang kerja dan pengembangan ekonomi lokal. Desa-desa dapat menghasilkan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, sementara kelebihan energi dapat dijual ke daerah sekitar. Ini mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan sumber pendapatan baru bagi masyarakat desa.

5. Meningkatkan akses ke pendidikan dan layanan kesehatan: Dengan adanya listrik yang stabil, desa-desa dapat meningkatkan akses mereka ke pendidikan dan layanan kesehatan. Sekolah dapat menggunakan peralatan elektronik, seperti komputer dan proyektor, untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Fasilitas kesehatan dapat menyediakan peralatan medis yang membutuhkan listrik, seperti mesin x-ray atau pendingin vaksin.

kincir air listrik adalah solusi inovatif yang memberikan manfaat besar bagi desa-desa. Dengan memanfaatkan sumber daya air yang melimpah, desa-desa dapat menjadi terang dan mandiri secara energi, sambil menjaga kelestarian lingkungan.

Langkah-langkah untuk membangun kincir air listrik di desa

Kebiasaan warga desa untuk bergotong royong memudahkan rencana ini untuk diwujudkan.

Mereka bersama-sama membendung sungai, menebang pohon aren untuk dijadikan pipa yang mengalirkan air menuju generator bekas milik Pemda, untuk menggerakkan turbin yang terbuat dari kayu yang dipahat.

Derasnya air mampu menghasilkan listrik berkekuatan 3 Kwh, ini cukup membuat indikator lampu menyala, hingga semangat warga desa pun melambung.

Walaupun instalasi pertama yang masih sangat sederhana ini belum membuat lampu warga menyala, mereka sudah mulai sadar bahwa kincir angin ini bermanfaat dan membutuhkan tenaga lebih besar agar listrik bisa mengalir ke rumah-rumah.

energi terbarukan menjadi fokus utama dalam upaya mengurangi ketergantungan kita pada sumber daya energi fosil yang terbatas. Salah satu sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan adalah air.

Di desa-desa yang memiliki sumber air yang melimpah, membangun kincir air listrik dapat menjadi solusi yang efektif untuk memenuhi kebutuhan energi mereka.

Berikut adalah langkah-langkah untuk membangun kincir air listrik di desa:

1. Identifikasi lokasi yang tepat: Cari lokasi yang memiliki aliran air yang cukup kuat dan konsisten sepanjang tahun. Pastikan juga bahwa lokasi tersebut dapat diakses dengan mudah dan aman untuk konstruksi kincir air.

2. Perizinan dan persetujuan: Pastikan Anda memperoleh semua izin dan persetujuan yang diperlukan dari pihak berwenang, seperti pemerintah daerah atau lembaga pengelola sumber daya air. Ini penting untuk memastikan keberlanjutan proyek dan menghindari masalah hukum di masa depan.

3. Desain sistem kincir air: Kerjasama dengan ahli teknik atau konsultan energi terbarukan untuk merancang sistem kincir air yang sesuai dengan kebutuhan energi desa. Hal ini meliputi pemilihan kincir air yang tepat, turbin, generator, dan peralatan pendukung lainnya.

4. Konstruksi kincir air: Setelah desain sistem selesai, mulailah konstruksi kincir air. Pastikan untuk melibatkan tenaga kerja lokal dan melibatkan masyarakat setempat dalam proses konstruksi. Ini bukan hanya untuk membangun keterlibatan masyarakat, tetapi juga untuk memastikan pemeliharaan dan pemeliharaan yang berkelanjutan dari kincir air di masa depan.

5. Pengujian dan penyesuaian: Setelah konstruksi selesai, lakukan pengujian dan penyesuaian untuk memastikan sistem kincir air berfungsi dengan baik dan menghasilkan energi listrik yang cukup. Jika diperlukan, lakukan pemeliharaan dan perbaikan yang diperlukan untuk memaksimalkan efisiensi dan keandalan sistem.

6. Pendidikan dan pelatihan: Selain membangun kincir air, penting juga untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat setempat tentang penggunaan dan pemeliharaan kincir air. Ini akan memastikan pemahaman yang baik tentang teknologi dan membantu masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan sumber energi terbarukan ini dengan efektif.

Membangun kincir air listrik di desa bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga tentang memberdayakan masyarakat lokal dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Dampak positif kincir air listrik terhadap kehidupan masyarakat desa

Kincir air listrik telah membawa dampak positif yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat desa. Selama bertahun-tahun, desa-desa sering menghadapi tantangan akses listrik yang terbatas atau bahkan tidak ada sama sekali.

Namun, dengan adanya kincir air listrik, desa-desa tersebut kini dapat menikmati sumber energi yang bersih, berkelanjutan, dan terjangkau.

Pembuatan kincir air ini sebenarnya dimaksudkan Anto untuk mengubah pola pikir masyarakat dalam arti yang sebenarnya.

Tidak hanya ingin menjadi pencetus terang desa saja, tetapi lebih dalam lagi. Ia menginginkan masyarakat dapat melaksanakan aktivitasnya sehari-hari menggunakan alat-alat yang sudah maju yang dapat digerakkan oleh listrik.

Kehadiran listrik membuat kondisi sosial warga Ampiri membaik.

Anak-anak sudah bisa belajar di malam hari, warga mampu manfaatkan untuk aliran listrik buat keperluan sehari-hari , Permintaan listrik dari warga pun meningkat, hingga instalasi ketiga yang berkapasitas 10 Kwh dan instalasi keempat berkapasitas 20 Kwh dibangun.

Melihat perubahan positif ini, desa-desa lain di sekitar Ampiri akhirnya juga berminat untuk merasakan hal yang sama.

Saat ini, kincir air pembangkit listrik milik Anto sudah ada tujuh buah dan tersebar di tiga desa, empat di Desa Ampiri, satu di Desa Amerun dan dua di Desa Tampung.

Anto merasakan sebuah kebahagiaan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, melihat impian, gagasan dan kerja kerasnya bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya.

Salah satu dampak positif yang paling jelas adalah peningkatan aksesibilitas terhadap listrik. Sebelum adanya kincir air listrik, masyarakat desa sering bergantung pada lampu minyak atau lilin, yang tidak hanya mahal tetapi juga berpotensi menyebabkan kebakaran dan masalah kesehatan.

Dengan adanya kincir air listrik, masyarakat desa sekarang dapat memiliki akses yang lebih stabil dan aman terhadap penerangan yang memungkinkan mereka untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan lebih efisien.

Selain itu, kincir air listrik juga membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat desa. Sebelumnya, kegiatan ekonomi di desa sering terbatas karena keterbatasan akses energi.

Namun, dengan adanya kincir air listrik, masyarakat desa dapat mengembangkan berbagai usaha seperti pengolahan makanan, kerajinan tangan, dan industri kecil lainnya yang membutuhkan energi listrik.

Hal ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat desa tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

 Kesimpulan: potensi energi terbarukan untuk membangun desa terang masa depan

Dalam era modern ini, kebutuhan akan energi terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan perkembangan teknologi.

Namun, penggunaan sumber energi fosil yang tidak terbarukan semakin mengkhawatirkan, baik karena keterbatasan sumber daya maupun dampak negatifnya terhadap lingkungan.

Oleh karena itu, penting untuk menjelajahi potensi energi terbarukan sebagai alternatif yang berkelanjutan.

Salah satu sumber energi terbarukan yang menarik perhatian adalah energi air. Di banyak desa sungai dan aliran air menjadi sumber kehidupan yang penting. Namun, tidak banyak yang menyadari potensi energi terbarukan yang dapat dihasilkan oleh kincir air listrik.

Dengan memanfaatkan pergerakan air untuk menggerakkan turbin, energi kinetiknya dapat diubah menjadi energi listrik yang dapat digunakan untuk menerangi desa-desa terpencil.

Membangun desa terang masa depan dengan kincir air listrik dapat memberikan manfaat yang luar biasa.

Selain menyediakan akses terhadap listrik yang sebelumnya sulit didapatkan, ini juga dapat meningkatkan kualitas hidup penduduk desa dengan membuka peluang baru untuk pengembangan ekonomi lokal.

Dengan akses listrik yang stabil, mereka dapat menggunakan alat-alat modern seperti penerangan, komunikasi, dan peralatan pertanian yang akan membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

Membangun desa terang dengan kincir air listrik adalah langkah maju menuju masa depan yang berkelanjutan. Dengan menggali potensi energi terbarukan yang ada di sekitar kita, kita dapat memberikan akses listrik yang murah, bersih, dan berkelanjutan bagi desa-desa terpencil.

Ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga tentang mendorong pembangunan sosial dan ekonomi yang inklusif. Revolusi energi ini menawarkan harapan bagi masa depan yang lebih terang bagi desa-desa di seluruh dunia.

Saat ini, kincir air pembangkit listrik milik Anto sudah ada tujuh buah dan tersebar di tiga desa, empat di Desa Ampiri, satu di Desa Amerun dan dua di Desa Tampung.

Anto merasakan sebuah kebahagiaan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, melihat impian, gagasan dan kerja kerasnya bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya.

“Sebenarnya Ampiri hanya perlu satu instalasi berkekuatan 50 Kwh untuk mengaliri listrik ke semua rumah warga, namun biaya pembuatannya cukup mahal, sekitar Rp 100 juta,” ungkap Anto.

Tapi ia tidak putus asa, Anto bertekad untuk mewujudkan ini. Atas pencapaiannya tersebut, Anto menerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *